Kirab Budaya Gerebek Suro, Wujud Harmoni Budaya Jawa di Kota Seribu Klenteng

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi Wakil Wali Kota, Muhammadin, secara resmi membuka Kirab Budaya Grebek Suro yang digelar oleh Paguyuban Jawa Kota Singkawang (PJKS) di Halaman Parkir Kridasana, Sabtu (28/06/2025).

Mengusung tema “Kirab Budaya Perkuat Toleransi Manfaat Ekonomi Bagi Kota Singkawang”, Pagelaran tersebut menjadi wujud eksintensi budaya masyarakat Jawa di kota Singkawang. 

Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie mengapresiasi segala bentuk pagelaran bertajuk budaya yang dapat mengenalkan serta melestarikan nilai luhur kebudayaan pada generasi muda.

"Keunikan ragam budaya Nusantara, harus menjadi kekuatan pembangunan, bukan malah dijadikan alat untuk memecah belah persatuan bangsa", ujarnya.

Berlangsung selama 2 (dua) hari, mulai tanggal 28-29 Juni 2025. dengan total keseluruhan peserta sejumlah 1008 orang, yang terdiri dari 33 kelompok paguyuban, 22 kelompok pejalan kaki dan 13 kelompok mobil hias. 

Menampilkan berbagai kesenian budaya Jawa seperti reog, tarian kolosal, wayang kulit, kirab gunungan, gambyong, festival jamu serta seni musik gamelan dan campur Sari. Wali Kota Tjhai Chui Mie berkomitmen untuk menjadikan Kirab Budaya Grebek Suro sebagai salah satu event tahunan di Kota Singkawang.